TANGERANG – Memanfaatkan meomentum Bulan Suci Ramadhan tahun ini, AirNav Indonesia mengoptimalisasikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memberdayakan masyarakat pegiat usaha kecil dan mikro, di seluruh wilayah kerja perusahaan.

Hal tersebut ditegaskan EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro, melalui keterangan resmi yang dirilis Rabu, 11 Maret 2026. “AirNav Indonesia berupaya agar Program TJSL tidak sebatas seremonial. Tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong perekonomian rakyat. Di sisi lain, juga untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di kalangan karyawan melalui kegiatan Safari Ramadhan,” ujar Hermana.
Kali ini, lanjutnya, Program Safari Ramadhan digelar serentak di 18 Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu AirNav Indonesia, mulai Aceh hingga Merauke digelar dengan format yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk keseluruhan program tersebut, secara total, nilai bantuan yang disalurkan kali ini mencapai hingga Rp 630 juta.
”Kini, kita tidak lagi memprioritaskan pada kegiatan sosial berbasis bantuan langsung seperti sembako dan lainnya. Kegitan itu masih ada, tapi tidak seperti dulu. Seperti misalnya penyaluran bantuan ke wilayah bencana banjir di Aceh dan Sumatera, tetap kita lakukan untuk membantu proses pemulihan masyarakat pascabencana,” jelasnya.
Sekarang, Hermana menambahkan, bantuan Program TJSL yang disalurkan AirNav Indonesia utamanya mengarah kepada masyarakat-masyarakat pegiat ekonomi sebagai penerima manfaat. ”Secara teknis, program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini dilaksanakan melalui sinergi aktif perusahaan dengan dewan kemakmuran masjid maupun mushala yang berada di masing-masing wilayah kerja. UKM binaan masjid/mushala jadi prirortas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, AirNav Indonesia juga turut berpartisipasi dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026. Sedikitnya 4.000 tiket mudik gratis disediakan AirNav Indonesia untuk penggunaan moda transportasi kereta api. Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan ke sejumlah kota tujuan, yaitu Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Malang.

Kemudian, berkaitan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, secara khusus AirNav Indonesia menggelar kegiatan pengajian internal dengan menghadirkan penceramah kondang Ustad Muhammad Nur Maulana, yang disebarluaskan secara streaming melalui kanal media sosial perusahaan. Melalui kegiatan yang digelar di Masjid AirNav Indonesia itu, disalurkan sedikitnya 500 paket bingkisan Lebaran kepada anak-anak yatim piatu yang berada di lingkungan kantor pusat AirNav Indonesia di Kota Tangerang.
”Melalui berbagai kegiatan ini, kami berharap AirNav Indonesia dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.” Pungkas Hermana. (***)
EVP of Corporate Secretary,
HERMANA SOEGIJANTORO
Telepon : 021 – 5591 5000, Ext. 1130
Fax : 021 – 2917 0370
TENTANG AIRNAV INDONESIA
Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia (AirNav) merupakan lembaga dengan kepemilikan modal negara di bawah Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (KBUMN RI) yang didirikan tanggal 13 September 2012 berdasarkan amanat UU Nomor 1 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 tahun 2012 tentang Perum LPPNPI. Sebagai satu-satunya penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia, AirNav bertugas untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan di ruang udara Indonesia dan sejumlah ruang udara negara lain yang berbatasan dengan wilayah udara Indonesia.
Secara umum, AirNav mengelola ruang udara seluas 7.789.268 km2. Luasan tersebut dibagi menjadi 2 Flight Information Region (FIR) yang masing-masing dikelola oleh pusat pelayanan lalu lintas udara di Jakarta dan Makassar. Di ruang udara seluas itu, berdasarkan data tahun 2019 (sebelum pandemi COVID-19), AirNav melayani rata-rata 6,125 pergerakan pesawat udara per harinya, baik yang sifatnya take-off/ landing, maupun penerbangan lintas (overflying) antar negara.
Informasi dan data yang disajikan di situs web ini disediakan semata-mata untuk tujuan informasi umum. AirNav Indonesia berupaya menyajikan data secara akurat dan terkini, namun tidak memberikan jaminan atas kelengkapan, keakuratan, atau ketepatan waktu dari informasi yang ditampilkan. Data yang tersedia di situs ini tidak dapat dijadikan dasar perhitungan
Palu
Luwuk
Gunung Sitoli
Pangkal Pinang
Jambi
Banyuwangi
Malang
Sumenep
Labuan Bajo
Samarinda
Berau
Biak
Oksibil
Timika
Ketapang
Bengkulu
Solo
Rengat
Padang
Curug
Cirebon
Pangkalan Bun
Sampit
Malinau
Ternate
Gorontalo
Bima
Sumbawa
Ende
Tual, Karel Sadsuitubun
Manokwari
Tanah Merah
Batam
Natuna
Medan
Palembang
Yogyakarta
Surabaya
Denpasar
Balikpapan
Sentani
Pontianak
Banda Aceh
Pekanbaru
Tanjung Pinang
Halim
Bandung
Semarang
Banjarmasin
Palangkaraya
Tarakan
Manado
Kendari
Lombok
Kupang
Ambon
Wamena
Nabire
Sorong
Merauke
Pusat Informasi Aeronautika