Oskar Syahbana
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Oskar Syahbana diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perum LPPNPI oleh Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara selaku pemilik modal, melalui Surat Keputusan Kepala BP BUMN nomor 265 tahun 2026, tanggal 12 Mei 2026.
Oskar merupakan profesional di bidang keuangan, investasi, tata kelola perusahaan, transformasi digital, serta pengembangan bisnis lintas negara dengan pengalaman lebih dari 18 tahun. Ia memiliki rekam jejak kuat dalam membangun dan mengembangkan berbagai inisiatif ”zero-to-one”, mulai dari pembentukan organisasi, pengembangan operasi regional, hingga penyusunan struktur investasi dan penguatan tata kelola korporasi.
Karier dan Pengalaman Profesional
Sebelum bergabung dengan AirNav Indonesia, Oskar Syahbana berkiprah di sektor teknologi dan bisnis internasional sebagai Co-Founder & CEO Vidavox, perusahaan teknologi kecerdasan artifisial (AI) yang mengembangkan solusi enterprise berbasis large language model untuk sektor pemerintah dan korporasi dengan fokus implementasi on-premise demi kedaulatan digital Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Vidavox berhasil mendapatkan pendanaan dari venture capital (VC) global, termasuk dukungan dari berbagai program akselerator global serta menjalin kerja sama strategis dengan beberapa institusi nasional. Di tingkat internasional, Ia pernah memimpin pengembangan operasi regional Garena (bagian dari Sea Limited) untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika, dengan tanggung jawab penuh atas strategi pertumbuhan bisnis, monetisasi, kemitraan lintas negara, serta pengembangan organisasi multinasional. Termasuk inisiasi dan pembentukan Rawwy LLC, sebuah perusahaan di UAE dengan klien-klien global.
Pada sektor jasa keuangan dan investasi, Oskar Syahbana pernah menjabat sebagai Head of Equity Proprietary Investment di Danareksa (Persero), Assistant Vice President Alternative Investment di Mandiri Investasi serta Fund Manager di Danareksa. Dalam perannya tersebut, ia berpengalaman mengelola dana investasi bernilai triliunan rupiah, dan membangun sistem investasi berbasis teknologi.
Selain pengalaman eksekutif, Oskar juga memiliki pengalaman luas dalam tata kelola korporasi dan pengawasan risiko melalui perannya sebagai Komisaris dan Ketua Komite Audit PT Tri Wahana Universal, salah satu mini oil refinery swasta pertama di Indonesia. Dalam posisi tersebut, ia memimpin implementasi sistem ERP, penguatan audit internal, serta pengembangan kerangka pengendalian risiko, kepatuhan, dan pelaporan perusahaan.
Akademik
Pada jalur pendidikan, Oskar Syahbana berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Padjadjaran, serta meraih gelar MBA dari University of Cambridge – Judge Business School, Inggris, melalui beasiswa penuh pemerintah. Selama menempuh pendidikan MBA di Cambridge, ia aktif sebagai Co-President Fintech Club dan terlibat dalam berbagai kajian mengenai teknologi finansial dan blockchain.
Tak hanya itu, Oskar juga terbilang aktif dalam ekosistem pendidikan dan teknologi. Ia pernah didaulat sebagai dosen di Universitas Indonesia untuk bidang AI-driven content production dan strategic management, serta Entrepreneur-in-Residence di Antler Indonesia. Ia juga memiliki pengalaman internasional dalam bidang process improvement dan emerging technology melalui perannya sebagai konsultan di Jagex dan R3, Inggris.